Top 12 Ayah dan Anak Yang Menjadi Pesepakbola Terkenal

ayah dan anak yang menjadi pesepakbola
Peter-Kasper Schmeichel,Zinedine-Enzo Zidane,Patrick-Justin Kluivert

Ayah dan Anak yang menjadi pesepakbola terkenal – memiliki buah hati yang menekuni karir yang sama, tentu sangat diinginkan oleh seorang Ayah di Dunia. Apalagi dalam sepakbola, olahraga paling banyak ditonton ini menjadi ajang untuk menciptakan generasi yang hebat. Ketika seorang pemain sepakbola hebat menikah dan memiliki Anak, pasti darah sepakbola itu akan terlahir. 

Ada banyak pemain sepakbola terkenal di dunia ini yang memiliki anggota keluarga dengan karir yang sama, sebut saja Alf-Inge Haaland dan Erling braut Haaland. Berkat didikan sang Ayah, kini Haaland menjadi pemain muda paling terbaik. Lantas apakah Ayahnya dulu juga menjadi pesepakbola yang hebat ?. Simak pembahasannya di bawah ini!

Berikut ini Ayah dan Anak yang menjadi pesepakbola

Alf-Inge dan Erling Haaland

Ayah dan Anak yang menjadi pesepakbola yang pertama adalah keluarga Haaland. Alf-Inge Haaland dulu adalah seorang bek terkenal ketika membela Manchester City. Dia juga menjadi benteng kokoh untuk mengawal beberapa klub di Eropa. Namun, dulu karirnya ternodai oleh tekel keras dari Roy Keane yang membuat Ia cedera. Alf-Inge memiliki total penampilan sebanyak 298 kali. Dengan 34 untuk Timnas Norwegia, dan sisanya bersama Bryne FK, Nottingham Forest, Leeds United, Manchester City, dan Rosseland.

BACA JUGA : Pemain Paling Berharga di Bawah 21 Tahun

Alf-Inge memiliki Anak yang bernama Erling Braut Haaland, kini Ia bermain untuk tim Bundesliga Jerman. Berbeda dari sang Ayah, Erling adalah seorang penyerang handal yang haus gol. Meskipun usianya masih muda, tidak membuat takut ketika menghadapi pemain-pemain senior. Erling sudah membuktikan di usia 20 tahun nya mampu mencetak banyak gol, hanya tinggal menunggu bagaimana ketika bersama Timnas Norwegia.

Peter dan Kasper Schmeichel

Ayah dan Anak yang menjadi pesepakbola yang kedua adalah keluarga Schmeichel. Untuk Anda penggemar Setan Merah pasti kenal dengan legenda satu ini, Peter Schmeichel. Sudah tidak diragukan lagi dengan aksi-aksi dari Peter, Ia sangat jago dalam menjaga pertahanan Manchester United ketika era Sir Alex Fergusen. Momen yang paling diingat adalah ketika berhasil mengalahkan Bayern Munchen di Final UCL 1999, ketika itu juga  MU berhasil meraih Treble Winner untuk pertama kali. Namun pada tahun 2003, ada sebuah momen buruk yang pernah dialami, yakni dibenci oleh fans MU karena berseragam Manchester City.

Peter Schmeichel memiliki  seorang Anak yang juga sama dalam karir, bahkan sama juga menjadi penjaga gawang. Pasti sobat pernah mendengar nama Kasper Schmeichel, Anda akan mengaitkan dengan nama Peter Schmeichel, itu memang benar sekali, Ia adalah buah hatinya. Sosok yang tangguh disetiap kemenangan Leicester City. Kasper Schmeichel juga berhasil membawa Leicester meraih gelar liga Inggris untuk pertama kali.

Danny dan Daley Blind

Ayah dan Anak yang menjadi pesepakbola yang ketiga adalah keluarga Blind. Danny Blind adalah seorang pemain sepakbola yang berposisi sebagai bek tengah. Selama berkarir dalam sepakbola, Danny Blind hanya memperkuat dua klub Belanda saja, Bersama Ajax dan Sparta Rotterdam. Dengan total penampilan sebanyak 537 kali. Ketika bersama Ajax, Danny mampu memberikan gelar bergengsi secara tim maunpun Individu. Saat itu, raksasa Belanda juga mampu menjadi klub terbaik sebelum klub-klub di Eropa menguasai hingga sekarang.

Pada tahun 1990, Danny mempunyai seorang anak laki-laki yang diberi nama Daley Blind. Danny mempunyai keinginan agar Daley juga ikut dalam dunia sepakbola. Harapannya pun terkabulkan, Daley Blind menjadi pemain sepakbola hebat yang berposisi sebagai gelandang bertahan sebelum kini berubah menjadi bek tengah. Ia juga pernah mencicipi bermain di Liga Inggris, kala itu bermain dengan Manchester United, dan sekarang kembali lagi berseragam Ajax.

Enrico dan Federico Chiesa

Ayah dan Anak yang menjadi pesepakbola yang keempat adalah keluarga Chiesa. Mungkin sebagian dari sobat belum mengenal tentang Enrico Chiesa, Ia dulu penyerang sepakbola yang memperkuat tim-tim di italia. Salah satunya, Enrico pernah membawa Sampdoria menjuarai kompetisi paling tertinggi di Eropa yang sekarang berubah nama menjadi Uefa Champions League. Selama karir bersama klub tersebut, Ia telah melakukan penampilan sebanyak 503 kali dengan 171 gol. Tahun 2010 menjadi taun terakhir menjadi pemain, sekaligus juga tahun pertama menjadi manager di Figline.

Setelah pensiun, kini Enrico memiliki penerus yang lebih bagus dari karir nya, Federico Chiesa. Ia memiliki penampilan yang cemerlang saat bersama Fiorentina, hingga membuat Juventus harus meminjam nya. Kini usia Federico menginjak 23 tahun, apakah karir nya nanti akan sebagus Ayahnya ?.

Patrick dan Justin Kluivert

Ayah dan Anak yang menjadi pesepakbola yang kelima adalah keluarga Kluivert. Sudah tidak asing dengan mantan pemain Barcelona ini, Patrick Kluivert. Bersama Barcelona, Patrick Kluivert memiliki penampilan sebanyak 182 kali dengan mengemas 90 gol. Namun sayang, mantan penyerang tajam ini hanya mampu meraih satu gelar bersama Blaugrana. Berbeda saat berseragam Ajax, Ia mampu meraih beberapa gelar bergengsi di Eropa.

Darah sepakbola dan penyerang memang ada dalam keluarga Kluivert, kini ada penerus selanjutnya yang juga berposisi sebagai penyerang, Justin Kluivert. Ketika masih 17 tahun, Ia mampu menjelma sebagai penyerang muda berbakat saat berseragam Ajax, hingaa membuat AS Roma tertarik. Namun saat bersama ibu kota Italia tersebut, Justin kalah bersaing dengan pemain senior, dan tahun 2020 kemaren Ia dipinjamkan ke RB Leipzig.

Zinedine, Enzo, dan Luca Zidane

Apa yang Anda ingat ketika Zinedine Zidane masih menjadi pemain sepakbola? momen yang tidak pernah terlupakan yakni, saat pertandingan antara Timnas  Perancis vs Italia, kala itu Zidane terpancing emosi dan menanduk Materazzi, hingga mendapat kartu merah. Namun dibalik satu momen itu, Zidane adalah gelandang serang paling hebat di eranya, dan juga pernah merasakan Ballon D’or.

Zidane mempunyai tiga Anak yang mengikuti jejak nya bermain sepakbola. Memang darah sepakbola sudah lekat di keluarganya. Ada Enzo, Luca dan Theo Zidane. Enzo merupakan tertua dari ketiga tersebut, saat ini juga bermain sebagai gelandang serang. Sementara Luca bermain sebagai penjaga gawang, Ia pernah menjalani debut bersama tim senior Real Madrid. Dan yang paling muda ada Theo, saat bermain di Real Madrid Castilla sebagai gelandang.

Diego dan Giovani Simeone

Anda pasti sudah tahu tentang Diego Simeone, pelatih yang terkenal dengan taktik bertahan yang sangat kuat. Ternyata dulu Ia juga mantan pemain dari Atletico Madrid. Selama karir nya, Diego hanya membela klub di Italia dan Spanyol. Bersama Timnas Argentina, Diego Simeone juga menjadi gelandang paling hebat.

Berbeda dengan sang Ayah, kini Diego Simeone memiliki Anak yang juga mahir dalam sepakbola yang berposisi sebagai penyerang, Giovani Simeone. Giovani bermain bersama tim Italia Cagliari, Ia juga telah berhasil mencetak gol debutnya.

Ruud dan Maxim Gullit

Ruud Gullit adalah mantan pemain AC Milan tahun 1987 hingga 1990. Bersama AC Milan, Ruud berhasil menjalankan tiga posisi sekaligus, gelandang serang, gelandang ,dan penyerang. Pernah menjadi pemain terbaik dunia, hingga mampu membawa AC Milan meraih prestasi paling dinantikan di Eropa.

Ia memiliki seorang anak yang bernama Maxim Gullit, usia nya masih sangat muda, kini menjadi bek andalan Jong Ajax, Tim junior Ajax. Karir nya masih sangat panjang dan masih bisa menyamai prestasi dari sang Ayah.

Edwin dan Joe Van Der Sar

Edwin Van Der Sar adalah mantan kiper terbaik di dunia. Ia mencapai karir paling hebat saat bersama Manchester United. Penyelamatan heroik nya mampu mengamankan gawang MU dari kebobolan. Edwin pernah merasakan juara dua kali UCL dengan klub berbeda, bersama Ajax dan Manchester United.

Edwin juga memiliki seorang Anak yang berposisi sebagai kiper juga, Joe Van Der Sar, kini bermain untuk Noordwijk klub dari liga Belanda.

BACA JUGA : Klub Dengan Trofi Terbanyak di Dunia, Dimana MU!

Mauricio dan Maurizio Pochettino

Mauricio Pochettino merupakan mantan pemain sepakbola yang berposisi sebagai gelandang tengah. Ada beberapa klub Eropa pernah memakai jasa Mauricio, nama PSG paling sering diingat. Setelah pensiun, kini Mauricio menjabat sebagai pelatih. pernah membawa Tottenham menjadi Runner Up UCL sebelum di Final dikalahkan oleh Liverpool. Dan sekarang bersama raksasa Prancis, dengan kombinasi pemain muda Prancis terbaik dan pemain Brazil terbaik saat ini.

Mauricio juga memiliki seorang Anak yang jago dalam sepakbola, namanya hampir sama, Maurizio Pochettino. Bersama Watford, Ia bermain sebagai sayap kiri, juga berhasil menciptakan gol debutnya, Usia masih 19 tahun.

Paolo dan Daniel Maldini

Paolo Maldini adalah mantan pemain sepakbola yang berposisi sebagai bek tengah. Pemain dengan loyalitas paling tinggi di era nya. Selama karir, hanya melakukan penampilan bersama satu tim saja, AC Milan. Total memiliki 647 penampilan bersama klub asal Milan tersebut dengan mencetak 29 gol. Untuk prestasi, hampir semua turnamen pernah diraih bersama klub maupun Timnas Italia.

Paolo memiliki dua Anak yang satu memiliki peluang untuk menjadi pemain sepakbola terbaik selanjutnya, Ia adalah Daniel Maldini. Kini, Daniel Maldini menjadi pemain penting di AC Milan, berposisi sebagai gelandang serang. Ia harus bersaing ketat dengan senior di sana. Daniel telah memainkan penampilan bersama AC Milan sebanyak tujuh kali.

Dennis dan Mitchel Bergkamp

Ayah dan Anak yang menjadi pesepakbola yang terkahir adalah keluarga Bergkamp. Dennis Bergkamp adalah mantan pemain Arsenal yang berposisi sebagai penyerang. Pernah memperkuat tiga tim selama karir nya, Ajax, Inter Milan, dan Arsenal. Ketika berseragam Arsenal lah yang paling diingat sebagai mantan pemain sepakbola. Memiliki penampilan sebanyak 315 kali dengan 87 gol, bersama Timnas Belanda 79 kali dengan 37 gol. Pernah membawa Arsenal meraih juara liga Inggris tahun 2003 dengan tanpa kekalahan.

Dennis memiliki Anak yang bernama Mitchel Bergkamp, juga bermain sepakbola berposisi sebagai gelandang serang. Ketenaran Ayahnya belum mampu membawa Mitchel diterima di Arsenal, akhirnya justru Watford lah yang memikat hatinya.

BACA JUGA : Pasoepati Belum Menerima Bayangkara Solo FC

Nah, diatas adalah Ayah dan Anak yang menjadi pesepakbola, mereka masih sangat muda semua, kemungkinan bisa melampaui prestasi Ayahnya.

khoirul muzzammil

Olahraga adalah teman saya. Jika Anda bertanya seputar olahraga, maka saya akan menemani selama 24 jam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *